Manusia adalah makhluk yang sengaja diciptakan oleh Allah SWT,dan manusia diciptakan dalam keadaan dhoif [lemah] tidak punya kekuasaan atau kekuatan. Dalam Al Qur’an dijelaskan sebelum manusia diciptakan, malaikat bertanya kepada Allah SWT “kenapa harus menciptakan manusia padahal Cuma akan membuat kerusakan” tetapi Allah menegaskan bahwa Allah menciptakan manusia sekaligus akan mengaturnya.
Dilihat dari pernyataan diatas,penciptaan manusia sempat diragukan oleh para malaikat, dan pada kenyataannya sangat betul apa yang dikatakan para malaikat. Untuk itu saya akan mengajak pembaca edisi ini untuk berfikir sejenak tentang diciptakannya manusia dimuka bumi ini.
Allah SWT menciptakan manusia,tentunya Allah butuh adanya manusia, dalam hal ini saya berfikir bahwa Allah menciptakan manusia perlu diteliti kembali karena dalam kalimat menciptakan dan yang diciptakan sangat erat sekali hubungannya. Secara urutan bahasa pencipta dan yang dicipta itu tidak saling membutuhkan karena yang diciptakan tidak butuh kepada penciptanya, namun sebaliknya, pencipta sangat butuh kepada apa yang telah ia ciptakan. Agar lebih jelas,pencita adalah Allah SWT dan yang diciptakan adalah manusia. Dari sinilah saya berfikir bahwa manusia tidak butuh kepada Allah, akan tetapi Allah butuh kepada manusia. Dengan adanya pemikiran yang sangat liberal ini, tentu para pembaca akan bertanya-tanya, pertama : Apa kebutuhan Allah SWT menciptakan manusia ? yang kedua : Apa betul manusia tidak butuh kepada Allah SWT ?.
Dari pertanyaan yang pertama, sangat jelas sekali dalam Al qur’an bahwa Allah sangat butuh adanya manusia, salah satu ayat dalam Al qur’an
Untuk menjawab pertanyaan yang kedua, kita perlu adanya ketelitian dan kejelian karena pertanyaan ini sangat aneh, seaka akan kita tidak butuh kepada Allah, padahal kita tahu kalau kita sebagai insan hidup dibumi Allah dan selalu butuh kepada Allah. Akan tetapi pada hakikatnya manusia itu tidak butuh kepada Allah karena manusia itu termasuk benda yang diciptakan bukan yang menciptakan, sebaliknya Allah sangat butuh kepada manusia karena dialah yang menciptakan {membuat}. Salah satu bukti bahwa manusia tidak butuh kepada Allah, terciptanya syahadat yang kedua “ Asyhadu anna muhammadar rosulullah “(saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah) serta dipanggilnya atau isra’mi’rajnya nabi Muhammad Saw menghadap kepada Allah Swt. Ini semua menjadi bukti bahwa manusia tidak butuh kepada Allah, melainkan Allah yang butuh kepada manusia.
Selain dari bukti-bukti diatas, ada juga firman Allah yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan itu serba kecukupan dan tidak kurang dari apa-apa yang diinginkannya. Manusia tidak pernah mengalami kekurangan selama manusia itu tetap melaksanakan tugasnya sebagai makhluk yang diciptakan.
Dari edisi inilah, kita manusia harus mengambil satu pelajaran bahwa kita diciptakan oleh Allah semata-mata untuk menyembah kepadanya dan juga tawakkal kepada Allah, dalam satu ayat Al qur’an dijelaskan bahwa manusia yang selalu tawakkal kepada Allah akan dicukupi segala kebutuhannya.

0 komentar:
Posting Komentar