Selasa, 26 Januari 2010

My Poetri

Menggigil Sepi
Sementara kau biarkan hujan memandikan sekujur tubuhmu yang kian gigil itu. Menambang sepi di tengah hari yang gempita oleh kilatan petir waktu .

Selaksa keinginan semata igau di ceruk mimpi yang gebalau. Sepi. Sepi kembali.

Hari-hari selalu begitu; dibangun dengan pisau cemburu juga belati sakit hati.

Maka kepada hujan dihujamkan segala perih yang mengguyur degup jantungnya; mungkin akan lesap dan tawar segala asin prasangka. Ah!

0 komentar:

Posting Komentar

hairud_gents Blog's © 2008 Template by:
SkinCorner